Newest Post



Tafsiran dari tulisan tangan atau Arti dari tulisan tangan itu tidak mencapai akurasi sampai 100 persen, namun bisa sangat berguna sekali sebagai sekedar hiburan saja atau tambahan motivasi dan introspeksi diri, terutama bagi mereka yang bergerak dalam bidang yang berurusan dengan personalia. Misalnya saja, ketika dibuka lowongan kerja baru, biasanya banyak berdatangan surat lamaran kerja yang masuk. Dan seorang manajer di sebuah perusahaan, atau siapapun ingin agar mempunyai bawahan atau teman kerja yang berkepribadian baik, oleh karenanya layak juga setiap surat lamaran kerja diprioritaskan ditulis dengan bentuk tulisan tangan, yang penulisan-nya ditulis sendiri oleh si pelamar yang bersangkutan. Lewat tulisannya ini, Anda bisa membaca kepribadian calon pekerja atau bawahan Anda.


Cara mengetahui Sifat seseorang dari tulisan tangan Menurut Grafologi:
 
1. BESAR KECILNYA TULISAN

Sifat seseorang dari tulisan tangan Dilihat dari sudut pandang besar kecilnya tulisan terdapat empat kriteria penting yaitu: kecil, sedang, besar, dan sangat besar.
Tulisan yang berukuran kecil menunjukkan sifat pendiam, sering menyendiri tapi punya otak yang cemerlang dan pikirannya selalu ilmiah. Orang dengan tulisan seperti ini nalarnya logis.
Tulisan tangan yang ditulis kecil-kecil tapi jelas mudah untuk dibaca menunjukkan penulisnya pandai, juga punya konsentrasi kuat, walau sayang tipe ini kadang suka sekali menonjolkan keilmuannya. Sedangkan jika tulisan tangan kecil dan susah membacanya berarti sang penulis adalah orang bertipe mandiri dalam hidupnya.
Tulisan tangan sedang, mengandung makna bahwa penulisannya adalah orang yang sangat terpaku kepada tradisi kuno, atau hal-hal yang bersifat formil modern. Tipe ini sangat jitu dalam penggunaan logika untuk dasar referensi keputusan-keputusannya.
Jenis tulisan tangan yang besar menunjukkan besarnya ambisi seseorang namun murah hati dan selalu ingin dihargai oleh orang lain, di samping suka melebihkan omong-omongan yang kurang perlu. Sedangkan untuk jenis tulisan tangan yang sangat besar menunjukkan bahwa penulisnya sangat hati-hati dalam segala hal, gemar membuat perhatian bagi sekelilingnya, banyak over aktingnya dalam mencari perhatian, ingin selalu tampil di depan, karena dia gemar berpetualang kemana-mana, mengikuti panggilan jiwanya.

2. GAYA TULISAN

Sifat seseorang dari tulisan tangan Dalam spesifikasi Gaya Tulisan ini terbagi ke dalam lima sub. Masing-masing, adalah:
  • Gaya sambung biasa
Orang yang punya model tulisan begini biasanya senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman. Baginya berbakat untuk menjadi seorang pemimpin.
  • Gaya sambung berbentuk petak
Mengandung arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, hingga tindakannya kadang terkesan sembrono, tanpa pemikiran matang.
  • Gaya Sambung Berliku
Tulisan yang banyak luka-likunya, mengandung makna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status, namun umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat.
  • Gaya Lurus dan Lancip
Tulisan tangan model demikian menunjukkan penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain. Bila lancipnya pada huruf awal saja maka pertanda dirinya orang yang banyak mengalami konflik psikologis, sehingga kadang bersikap agresif.
  • Gaya Campuran
Bentuk tulisan bersambung yang tak karuan menuliskan cepat, dan kadang sukar membacanya hal ini mengandung arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif tapi paling tersinggung kalau dikritik. Bahkan, bila tidak sesuai dengan kehendaknya jangan harap orang bisa mendapatkan bantuannya karena dia paling doyan mengelak dalam memberi pertolongan.

3. KEMIRINGAN TULISAN

Sifat seseorang dari tulisan tangan dari Bentuk kemiringan tulisan tangan, apakah itu miring ke kiri atau ke kanan, atau tegak lurus.
Mereka yang tulisannya miring ke kiri menunjukkan penulisnya bersikap tertutup (introvet). Segala sesuatu diukur menurut penilainnya sendiri atau menurut ukuran masa lampau. Disamping mempunyai sikap konservatif, orang dengan tipe tulisan ini sangat individualis.
Jenis tulisan miring ke kanan, menandakan orang yang ramah, aktif dan bersikap terbuka (extropet), berani menghadapi tantangan baru. Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya.
Tulisan tangan yang bentuknya tegak, mengandung arti bahwa penulisnya adalah tipe orang yang tak suka banyak diatur. Baginya dia adalah miliknya sendiri, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.
4. TEKANAN TULISAN
 
Dari kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas goresan dibalik kertas.

Tekanan yang kuat:
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.

Tekanan yang ringan:
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
5. BENTUK HURUF AWAL

Sifat seseorang dari tulisan tangan dalam bentuk tulisan. Diantara orang ada yang gemar memainkan bentuk tulisannya, terutama bentuk awal tulisannya. Beberapa ciri dan kecenderungan karakter si penulis adalah sebagai berikut:
  • Bentuk Jangkar
Disebut bentuk jangkar karena memang huruf awal tulisnya dalam bentuk jangkar. Tulisan ini memberi tanda bahwa yang memiliki tulisan cenderung bersikap kurang dewasa dan kurang percaya diri dalam menjalani hidup. Dia banyak bersikap pasif.
  • Bentuk Busur
Disebut bentuk busur karena memang bentuk awalnya membentuk busur seperti ditarik. Pemilik tulisan ini biasanya cepat puas dengan hasil yuang dicapai, dan hidupnya sangat berpandangan kuat akan nilai-nilai religius.
  • Bentuk Memanjang
Huruf awal memanjang yang dituliskan pelan-pelan, menunjukkan bahwa orangnya terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan. Panjanganya huruf awal menunjukkan kelambatan kerja dan pemborosan waktu.
  • Bentuk memanjang dari bawah
Bentuk memanjang dari bawah bila digoreskan secara kilat menunjukkan penulisannya orang yang agresif dan cepat menyelesaikan pekerjaan, disamping gemar melakukan berbagai eksprimen.
6. BENTUK HURUF AKHIR

Sifat seseorang dari tulisan tangan berdasarkan Bentuk akhir kata yang dituliskan, menunjukkan sikap sosial dan kualitas penulisnya. Tentang huruf akhir ini ada tiga model. Masing-masing, adalah:
  • Bila huruf akhir suatu kata ditulis memanjang, mengandung pengertian bahwa orang itu memiliki kemurahan hati, rasa sosialnya besar.
  • Bila huruf akhir memanjang ke atas, berarti penulisnya menyukai kemewahan, disamping idealis dan punya semangat yang tinggi.
  • Bila huruf akhir menyilang berarti tidak segan mengritik diri sendiri apabila perbuatannya memang salah atau keliru.

Demikian sekilas tentang cara membaca rahasia Sifat seseorang dari tulisan tangan menurut Grafologi. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bermanfaat. 


sumber: http://penulissuper.wordpress.com

Membaca Sifat Seseorang Dari Tulisan Tangan

Sabtu, 28 Juli 2012
Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :
Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.

Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu

Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Beberapa Kata "Jangan" Yang Wajib Dilakukan

Kamis, 26 Juli 2012
Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :
- Pengarang : Mochtar Lubis
- Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
- Tebal buku : vi + 167 hlm.
- Kelebihan buku : ceritanya seperti benar-benar realis, penggambaran tokoh tidak secara langsung tapi sangat jelas perbedaan antara tokoh satu dengan tokoh lain. Settingnya dibuat sedetil mungkin.
- Kekurangan buku : pemilihan bahasanya sederhana.
- Keterangan : Cetakan pertama Balai Pustaka, 1952
Cetakan ke-1 Yayasan Obor Indonesia, April 1992
Cetakan ke-4 Yayasan Obor Indonesia, Januari 2001
Kutipan Buku:
Hujan gerimis menambah senja lekas menggelap. Guntur menghempas-hempas di ujung langit, dan cahaya kilat memancar-mancar. Terang yang ditimbulknnya amat cepatdiganti oleh gelap yang lebih pekat. Jalan-jalan kosong dan sepi. Beberapa orang bergegas lari dari hujan. Dan lari dari ancaman yang telah lama memeluk seluruh kota.
Sebuah truk penuh berisi serdadu-serdadu bermuka keras menderu di atas jalan-jalan yang kosong. Patrol yang membelok ke kanan, terus, ke kiri, ke kanan, terus, dan terus, terus di jalan-jalan yang sunyi, kosong dan sepi. Jalan dalam malam hujan gerimis gelap, jalan berliku tidak habis-habisnya. Jalan tak ada ujung.





JALAN TAK ADA UJUNG
Karya : Mochtar Lubis

Novel tersebut menceritkan tentang kisah seorang guru, Isa namanya, yang ketakutan ketika masa-masa revolusi. Karena Isa adalah seorang guru, oleh karena itu ia sangat dihormati oleh tetangga-tetangganya. Akan tetapi, statusnya seperti tidak memihak kepadanya, keadaan ekonomi keluarganya sangat kekurangan. Istrinya–Fatimah, harus kesana kemari meminjam uang hanya untuk kebutuhan makan. Selain itu, ia pun harus menerima ketika ia tidak bisa memberikan kepuasan secara batin kepada istrinya untuk selamanya. Sehingga keharmonisan keluarganya semakin lama semakin berkurang. Oleh karena itu isterinya memutuskan untuk mengambil anak pungut yaitu seorang anak laki-laki kecil, Salim namanya, ia berumur empat tahun.

Kehidupannya selalu diwarnai rasa takut. Ketika tembakan pertama di Gang Jaksa itu memecahkan kesunyian pagi guru Isa sedang berjalan kaki menuju sekolahnya di Tanah Abang. Ia sangat ketakutan ketika itu, ia memikirkan tentang keselamatan anak dan isterinya.

Isa diajak oleh teman yang baru dikenalnya dia bernama Hazil, yang sangat pintar bermain biola dan ia juga seorang komponis. Untuk bergabung dengan sebuah organisasi perjuangan pemberontakan. Guru Isa sebenarnya tidak mau tetapi ia takut dibilang pengecut oleh karena itu dengan sangat terpaksa ia menuruti apa kata temannya itu. Mereka kemudian bertugas untuk mengambil senjata dan bom tangan yang disimpan di daerah Asam Reges, setelah itu akan disimpan di Manggarai, kemudian di selundupkan ke Kerawang. Dalam misinya ini Isa bertemu dengan Rakhmat, seorang pemuda yang berani dan bersemangat sama seperti Hazil. Penyelundupan itu berjalan dengan mulus, meskipun menyisakan ketakutan pada guru Isa karena baru pertama kalinya ia ikut berjuang dalam kemerdekaan.

Setelah menikah selama enam bulan Isa tidak dapat memberikan kepuasan secara batin kepada isterinya. istrinya kemudian berselingkuh dengan teman guru Isa sendiri, Hazil. Guru Isa curiga akan kedekatan isterinya dengn sahabatnya Hazil, tetapi ia lebih memilih untuk diam. Kalau dia bertanya, dia akan tahu apa yang disangkanya sungguh terjadi, karena itu lebih menakutkan hatinya dari pada keraguannya sekarang.

Serdadu Inggris kemudian meninggalkan Indonesia setelah adanya perjanjian Linggar Jati. Akan tetapi, kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang mengenakan. Beberapa saat setelah kepergian serdadu Inggris, serdadu Belanda kemudian datang kembali ke Indonesia.
Puncak pemberontakan mereka terjadi ketika guru Isa, Hazil, dan Rakhmat, temannya, merencanakan untuk menyerang serdadu Belanda disebuah bioskop, bioskop Rex namanya. Mereka melemparkan bom tangan di depan pintu masuk bioskop tersebut. Beberapa serdadu Belanda terluka akibat ledakan bom tersebut. Setelah itu mereka bertiga pulang ke tempat masing-masing dan tidak saling memberi kabar untuk selang waktu yang lama. Karena mereka telah berjanji untuk itu.
         
Hazil kemudian dapat ditangkap oleh polisi militer, ia mengakui apa yang telah ia perbuat dan menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam kasus itu. Tak lama kemudian guru Isa menyusul Hazil ditangkap polisi. Mereka berdua disiksa. Karena mereka tetap tidak mau mengaku di mana Rakhmat bersembunyi. Isa tahu bahwa Hazil akan mati kerena terus disiksa, begitu juga ia akan mati bersanmanya. Tapi di sana pula Isa menemukan sifat kelakian-lakiannya  dan arti hidupnya sesungguhnya.
                             
                                                                      
                                                                        TAMAT
              


UNSUR INTRINSIK :
1.  Tema
        Seorang guru yang ketakutan saat perjuangan pada masa revolusi.
2.  Latar /setting
        Seluruh kejadian pada novel Jalan Tak Ada Ujung terjadi di Jakarta pasca kemerdekaan.
3.  Tokoh
        Tokoh-tokoh yang berperan antara lain :
        1. Guru Isa    ( Pelaku utama )
        2. Hazil         ( Pelaku kedua )
        3. Fatimah     ( Pelaku kedua )
        4. Rakhmat    ( Pelaku kedua )
        5. Hamidy      ( Pelaku ketiga )
        6. Pak Damrah ( Pelaku ketiga )
Dan masih banyak lagi tokoh-tukoh dalam novel Jalan Tak Ada Ujung.

4. Penokahan
        1. Isa berwatakan; penakut, lemah dan tidak berani
           mengatakan isi hatinya,
       2. Hazil ialah seorang pemuda berani, optimis, pandai
           bemain biola, dan seorang komponis.
       3. Fatimah adalah seorang wanita yang berpendidikan
            tinggi dan sangat setia pada suaminya,
       4. Rakhmat, ia seorang pemuda yang pemberani sama
           seperti Hazil.


5. Sudut Pandang
        Dalam novel ini pengarang menempatkan dirinya sebagai orang pertama dan orang ketiga serba tahu.

6. Gaya Bahasa
        Gaya bahasa yang digunakan dalam novel Jalan Tak Ada Ujung ialah sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan EYD.

 7. Alur
        Dalam penyampaiannya pengarang menggunakan alur maju.

8. Amanat
        Jangan pernah merasa takut bila kita berjuang di jalan kebaikan atau kebenaran.     

Unsur-unsur Ekstrinsik
1. Latar Belakang Sosial
        Dalam segi sosial novel Jalan Tak Ada Ujung menggambarkan kehidupan masyarakat pasca kemerdekaan yang semangat perjuangan,dan gotong royongnnya masih sangat kuat.


Hal Yang Menarik

        Ketika Hazil ditangkap dan menyusul Isa juga ditangkap, mereka dibawa ke penjara kemudian mereka berdua disiksa, dipaksa mengaku di mana Rakhmat berada. Isa ingi mengaku tapi lidahnya kelu tak samggup mengeluarkan kata-kata, sampai akhirnya Isa menemukan arti hidupnya dan sifat kelaki-lakiannya kembali pada dirinya.

Hal Yang Kurang Menarik

Ketika ayah Hazil, Mr. Kamarudin namanya yang sudah beberapa hari sakit parah, dalam sakitnya, ia sangat merindukan anaknya Hazil. Rindunya bercampur rasa penyesalan karena ketika Hazil hendak berangkat ia datang meminta uang untuk belanja tetapi Kamarudin membentak anaknya. Dia merasa menyesal selalu berkelahi dengan Hazil, karena ibunya telah meninggal maka seharusnya dialah pengganti ibunya.


Hubungan Dengan Kehidupan Sehri-hari

Sifat kesetiakawanan antara guru Isa, Hazil, dan Rakhmat patut ditiru dalam kehidupan sehari-hari kita. Dan mungkin banyak diantara kita yanhg mempunyai rasa kesetiakawanan yang tinggi.

Komentar:
Setting pada novel tersebut sangat jelas menggambarkan bagaimana keadaan paska kemerdekaan. Setiap konflik digambarkan dengan tererinci mulai dari penyebab konflik, inti dari konflik hingga akibat dari konflik itu sendiri. Banyak pesan yang disampaikan melalui novel tersebut, salah satunya yaitu sebuah pesan tentang kesetiakawanan yang terjalin antara guru Isa dengan Hazil, mereka berjuang bersama untuk memberontak terhadap serdadu-serdadu bangsa lain. Juga terdapat pesan kesabaran guru Isa dalam menjalani kehidupan yang berat baginya. Bahasa yang digunakan sederhana sehingga mudah dicerna oleh pembaca. Bagian yang paling menarik menurut saya adalah keterikatan antara konflik yang satu dengan yang lainnya. Banyak terdapat konflik-konflik kecil akan tetapi semua konflik itu tetap merujuk pada tema novel tersebut, sehingga tidak membuat cerita itu kabur.












Novel Jalan Tak Ada Ujung

Minggu, 01 Juli 2012
Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :

Tanda 100 Hari Sebelum Meninggal :
Ini adalah tanda pertama dari Tuhan kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Semua orang akan mendapat tanda ini, hanya saja banyak yang tidak menyadarinya.
Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar…. ..
Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaat.
Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

Tanda 40 hari Sebelum Meninggal :
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Ashar, bahagian pusat kita akan berdenyut-denyut pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash ALLAH SWT, maka malaikat
maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa
Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung dan linglung seketika…
Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

Tanda 7 Hari Sebelum Meninggal:
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesaktian dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan…

Tanda 3 Hari Sebelum Meninggal :
Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahgian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.
Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi…
Telinganya akan layu, bagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk ke dalam.
Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan.

Tanda 1 Hari Sebelum Meninggal :
Akan berlaku sesudah Ashar ketika kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ashar keesokan hariny.

Tanda Akhir Hidup :
Akan terjadi keadaan bahwa kita akan merasakan sejuk di bagian pusat dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian Halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimat SYAHADAT dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada-Nya yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.


Sumber: http://alifiansyah.wordpress.com

Tanda-Tanda Kematian Dalam Islam

Sabtu, 30 Juni 2012
Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :
Sinopsi:

Aras adalah seorang gadis yang sangat cantik, dengan bulu mata yang panjang dan lentik serta rambut yang panjang melewati bahu. Sewaktu kecil Aras sering berkunjung ke rumah neneknya yang ada di desa.
            Kini Aras telah dewasa. Ketika Aras sedang melakukan Ospek penerimaan Mahasiswa baru di salah satu kampus di Jakarta. Aras, untuk pertama kalinnya bertemu dengan seorang laki-laki bernama Bagus, badannya tinggi dan atletis, Bagus jugaseorang pemain besket. Dari situlah mereka mulai dekat hingga akhirnya menjadi sepasang kekasih.
            Suatu ketika Johan dan Meilan mengajak Aras dan Bagus berlibur ke Gunung Guntur, ke curug citiis, sebuah air terjun yang berada di puncak gunung.Garut, Hot Springs Resort. Tempat penginapan yang dikelilingi oleh dua gunung  Papandayan dan Guntur. Keempat anak muda itu setelah seleasai membersihkan badan, mereka berkumpul di teras, menikmati pemandangan yang telah punah di Jakarta sambil merasakan kedekatan pada kekasih mereka masing-masing.
             Setelah matahari benar-benar tenggelam dan udara dingin semakin menusuk badan, tiba-tiba Johan keluar dengan membawa sebuah minuman, yang setelah mereka minum ada yag dirasakan manis dan agak panas.Malam semakin larut dan udara pun makin dingin. Hasrat yang selama ini terpendam kini muncul akhirnya Aras dan Bagus pun melakukan hal layaknya pasanganan suami-istreri.
            Beberapa waktu setelahnya Aras meraskan kenjanggalan dalam dirinya, ia sering merasakan pusing disertai mual, ia pun telah beberapakali telat haid. Aras pun mulai curiga dan memeriksakan, ternyata Aras positif hamil, Aras sedikit syok dengan kabar tersebut. Ia lalu menceritakan kejadian ini pada sahabatnya Meilan, Meilan pun terkejut dengan pengakuan Aras tersebut. Pada akhirnya Aras memberitahu Bagus tentang kehamilannya, Bagus tidak terlalu terkejut karena ia telah menduga hal ini telah terjadi.
            Bagus adalah seorang peria yang bertanggung jawab oleh karena itu ia mau megikuti apapun yang menjadi pilihan aras, memintanya bertanggung jawab atapun membuunuhnya (aborsi). Aras pun sempat berfikir untuk mengborsi janin yang di kandungnya tapi niat tersebut tidak jadi ia laksanakan.
Bagus datang ke keluarga Aras untuk melamarnya, tapi sebuah tampran melayang ke pipi Bagus, ayah Aras sangat marah, kemudian ayah Aras meminta Bagus pulang dan kembali dengan mambawa kedua orang tuanya untuk melamar puterinya, Bagus terdiam, ia ingat ayahnya telah pergi meninggalkan ibu dan dirinya sewaktu  kecil, tapi karena suasana ia mengurungkan niatnya untuk memberi tahu. Selama itu ia dan Aras tidak boleh berkomunikasi atupun bertemu.
Karena mengetahui anaknya hamil ayah Aras mengungsikan Aras ke rumah neneknya di kampung. Sementara itu Bagus menemui ibunya dan memberitahu ibunya, ketika mendengar penjelasan Bagus tentang Aras dan keinginannya untuk mencari ayahnya, Suryani jatuh sakit dan langsung di bawa ke rumah sakit oleh Bagus dan Sriyani, adik dari Suryani.
Setelah mendapat penjelasan dari Sriyani, Bagus lalu pergi ke pasar Kopro, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Untuk mencari ayahnya yang dulu  sempat bekerja di toko “CANTIK” (toko kakeknya). Setelah menemukan toko yang dimaksud dia bertemu dangan pamannya yang bernama Hariman beserta isterinya.  Setelah mendapat informasi dan diberi sebuah alamat beserta nama teman lamanya Limanto (ayah Bagus), Bagus pun pamit dan menuju alamat yang dimaksud.
Sementara itu Aras yang berada di desa neneknya, bertemu dengan teman lama yang bernama Lastri, yang dulu  sangat akrab dengan Aras, nkini Lastri telah memiliki seorang puteri yang bernama Eci. Selama berada di sana Aras selau bersama Lastridan Eci.
Jalan itu bernama Latuharhari. Berada di dekat kawasan Pasar Rumput, Menteng. Tapi orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan Taman Lawang. Bagus menelusuri tempat itu dan akhirnya menemukan sebuah salon yang ditunjukkan almat tersebut.
“Maaf .” Kata Bagus. ” Bisa ketmu Meri?”
“ Ya, eke sendiri. “Ada apa ya?”.
Bagus langsung saja menanyakan tentang ayahnya. Meri terkejut, karena dia sudah lama tidak bertemu dengan Limanto. “Dia sudah tinggal lagi di Jakarta”, kata Meri. Kemudian Meri memberikan sebuah alamat dari buku sakunya. “Ini alamat terakhir yang saya tahu, mudahan  tidak berubah”. Bagus pun pamit pulang, setelah menyalin alamat tersebut.
Sebelum pergi Yogyakarta, Bagus pergi ke Rumah Sakit dimana ibunya dirawat. Kemudian bagus pergi ke Yogyakarta untuk mencari ayahnya, selama di Yogyakarta, Bagus tinggal di rumah Ali, temannya sesama pendemo. Selama beberapa hari dalam pencarian, Akhirnya Bagus menemukan alamat yang dicari. Alamat tersebut mengarah ke sebuah salon, Bagus dengan ragu-ragu masuk ke Salon tersebut, di sana Bagus bertemu dengan Lilis, salah satu waria yang bekerja di sana.
            Bagus bertanya pada Lilis tentang keberadaan ayahnya Limanto sekarang, lalu Bagus mengeluarkan sebuah foto dengan gambar Suryani, Limanto, dan Bagus, seketika itu pun Lilis terkejut dan tak bisa berkata. Dengan terbata-bata Lilis mengatakan esok lusa Bagus datang ke sini lagi karena Limanto, lusa akan datang untuk menagih uang sewa. Dengan hati yang gembira bagus memberikan alamat tempat ia menginap sekarang, serta no HP Bagus sendiri.
            Tetangga di dekat rumahnya Lilis di panggil Mas Anto. Lilis adalh seorang waria yang kehidupannya tak lepas dari lelaki hidung belang yang hanya membutuhkan uangnya, contohnya seperti Bule. Suatu hari Bule datang ke rumah Lilis untuk meminta uang  pada Lilis dengan menjual raganya, Lilis dengan rasa kantuk setelah semalaman show karena diundang oleh Pak Camat, membuka pintu rumahnya, Bule langsung merayu Lilis agar mau memberinya uang dengan menjual raganya, Lilis berusaha sekuat tenaga menolaknya dengan membentaknya berkali-kali, peria itu lalu mengeluakan pisaku lipat dari sakunya dan langsung mengayunkannya sehingga tangan lilis pun terluka, bule lalu mencekik leher Lilis, Lilis meraba-raba benda yang jatuh dari rak piring akibat menghantam tubuh Lilis, tangan Lilis berhasil memegang pisau dapur dan lansung menusukannya tepat di jantung Bule, Bule langsung terjatuh dan pingsan.
            Lilis langsung dibawa ke rumah sakit oleh Miske yang datang ke rumah Lilis. Dalam keadaan yang masih lemah Lilis berpesan pada Miske untuk membawa anaknya yang bernama Bagus kehadapan Lilis, Miske pun berjanji untuk membawa Bagus. Setelah mendapat keterangan dari Lili bahwa Bagus akan datang ke salon besok. Miske pun dapat bertemu dengan Bagus dan menjelaskan bahwa Lilis, seorang waria yang ditemuinya kemarin lusa itu adalah ayahnya. Seketika itu Bagus terkejut ia tidak menyangka, kemudian Miske membawa Bagus ke  tempat Lilis. Di sana, saat Bagus berjumpa dengan Limanto suasana haru menyelimuti ruangan tempat Lilis / Limanto dirawat.
Kini Bagus tidak memaksakan  ayahnya untuk melamar Aras.  Setelah bertemu dengan ayahnya Bagus kembali ke Jakarta, ke rumah Sriyani tempat ibunya berada, untuk memberitahu bahwa ia telah bertemu dengan ayahnya. . Ibunya hanya tersenyum dan menyuruh Bagus agar menikahi Aras tanpa bantuannya karena keadaannya masih lemah.
Sementara itu Ayah dan Ibu Aras kini merasa bersalah karena telah bertindak terlalu keras kepada Aras dan Bagus, sehingga Ayah dan ibu Aras sepakat untuk menikahkan Aras dan Bagus. Oleh karena itu orang tua Aras menjembutnya di rumah neneknya, dan mereka pun memanggil Bagus untuk datang menemui mereka.
Bagus datang tanpa membawa orang tuanya, ia berfikir nanti setelah ibunya mulai membalik ia akan membawanya ke sini. Bagus duduk dengan sangat sopan, lalu menceritakan semua yang dia lakukan kepada orang tua Aras. Ayah Aras lalu bertanya pada Bagus tentang kesiapannya untuk menikahi Aras, Bagu menjawab dengan sangat sopan. Kemudian Ayah Aras saling memandang dengan isterinya, seperti ada kesepakatan di antara mereka tentang suatu hal.
Tiba-tiba Aras muncul dengan berpakaian serba putih, keduaya saling mendekat. Keduanya saling berpelukan, ada titik-titik air mata dari kedua mata Aras, Air mata bahagia, yang juga dirasakan oleh Bagus.
                                       
                                                  Tamat
    RESENSI :

Judul : jejak keruh
Cipt : Hamzah Paudi Iilyas
Jml halaman : 298 ‘halaman
Jenis buku : Novel
Tahun terbit : September 2008
Penerbit : Grafidia ( PT Grafindo Media Pertam )
Kelbihan : Novel ini dibuat dengan bahasa yang sederhana, mudah di pahami, alur ceritanya jelas
Kelemahan : Alur ceritanya mudah di tebak

Interinsik :
Tema :    seorang pemuda yang berkelana untuk mencari ayahnya yang telah pergi demi      bertanggung jawab pada Aras yang hamil di luar nikah.
Tokoh ;  aras, Bagus, Suryani,Limanto/Lilis, Sriyani, Miske, Bule, Ayah dan Ibu Aras, Hariman dan isteri, Meri.
 Penokohan : ………………………………………………………………………………………
Alur : Campuran (maju, mundur)
Setting : Jakarta , Gunung Guntur, Yogyakarta
Sudut Pandan : Orang ketiga serba tahu
Gaya bahasa : personifikasi ( Dua ekor burung burik sedang bermain jungkat-jungkit pada sebuah ranting……………….)
Amanat : 1. Dalam melakukan sesuatu hal harus dipertimbangkan akibat yang ditimbulkan bagi diri sendiri maupun orang lain.
              2.  Kita dalam berbuat harus berani bertanggnung jawab walau semua itu pahit untuk    dijalani.


Eksterinsik :
L.B sosial : akibat lingkungan sosial.menggambarkan kehidupan anak remaja yang sangat bebas sehingga hamil di luar nikah.


Sinopsi Novel Jejak Keruh

Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :
 
Kita akan membicarakan tentang HIV/ AIDS, penyakit yang sedang mengancam peradaban manusia. 

 AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala penurunan kekebalan tubuh, sehingga tubuh rentan terhadap penyakit lain yang mematikan. AIDS  disebabkan oleh Virus (Jasad Sub Renik) yang disebut dengan HIV. sedangkan HIV (Human Immunodeficiency Virus) itu sendiri adalah Virus yang menyerang sistim kekebalan tubuh manusia yang menyebabkan timbulnya AIDS.





Orang yang terinfeksi oleh Virus ini tidak dapat mengatasi serbuan infeksi penyakit lain karena system kekebalan tubuhnya menurun atau hilangnya daya tahan tubuh sehingga mudah terjangkit penyakit infeksi terus secara drastis

Siapa sajakah yang dapat mengidap HIV/AIDS ?

Setiap orang, laki-laki atau perempuan, tua maupun muda dari negara manapun juga, agama manapun juga, dapat mengidap HIV. Jadi HIV dan AIDS tidak terbatas pada sekelompok orang, kelamin atau jabatan tertentu

Bagaimana HIV, melemahkan system kekebalan tubuh manusia?

Sasaran penyerangan HIV adalah Sistem Kekebalan Tubuh, terutama adalah sel-sel Limfosit T4. Selama terinfeksi, limfosit menjadi wahana pengembangbiakan virus. Bila sel-sel Limfosit T4 -nya mati, Virus akan dengan bebas menyerang sel-sel Limfosit T4 lainnya yang masih sehat. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun.

Akhirnya sistem kekebalan tak mampu melindungi tubuh, sehingga kuman penyakit infeksi lain (kadang disebut Infeksi Oportunistik / Infeksi Mumpung) akan masuk dan menyerang tubuh orang tersebut. Bahkan kuman-kuman lain yang jinak tiba-tiba menjadi ganas. Kumannya bisa Virus lain, Bakteri, Mikroba, Jamur, maupun Mikroorganisme patogen lainnya. Penderita bisa meninggal karena TBC, Diare, Kanker kulit, Infeksi Jamur, dll.

Bila seseorang telah seropositif terhadap HIV, maka dalam tubuhnya telah mengandung HIV. Dalam jumlah besar HIV terdapat dalam darah, cairan vagina, air mani serta produk darah lainnya.  Apabila sedikit darah atau cairan tubuh lain dari pengidap HIV berpindah secara langsung ke tubuh orang lain yang sehat, maka ada kemungkinan orang lain tersebut tertular AIDS. Cara penularan yang paling umum ialah: senggama, transfusi darah, jarum suntik dan kehamilan. Penularan lewat produk darah lain, seperti ludah, kotoran, keringat, dll. secara teoritis mungkin bisa terjadi, namun resikonya sangat kecil.


Dengan demikian cara-cara penularannya adalah sebagai berikut :

·         Penularan lewat senggama :
Pemindahan  yang  paling  umum  dan  paling  sering  terjadi   ialah  melalui  senggama,  dimana  HIV  dipindahkan  melalui   cairan   sperma   atau    cairan  vagina. Adanya luka pada pihak penerima akan memperbesar kemungkinan penularan. Itulah  sebabnya  pelaku senggama yang tidak wajar (lewat dubur terutama), yang cenderung   lebih  mudah menimbulkan luka,   memiliki  kemungkinan lebih besar  untuk tertular HIV.

·         Penularan lewat transfusi darah :
Jika  darah  yang  ditranfusikan  telah  terinfeksi  oleh  HIV , maka virus HIV akan ditularkan  kepada  orang  yang  menerima darah, sehingga  orang  itupun  akan terinfeksi virus HIV. Risiko penularan melalui transfusi darah ini hampir 100 %.

*                  Penularan lewat jarum suntik :
Model penularan lain secara teoritis dapat terjadi antara lain melalui :
v   Penggunaan akupunktur (tusuk jarum), tatoo, tindikan.
v   Penggunaan alat suntik atau injeksi yang tidak steril, sering dipakai oleh para  pengguna narkoba suntikan, juga suntikan oleh petugas kesehatan liar.

·         Penularan lewat kehamilan :
Jika  ibu hamil yang  dalam  tubuhnya  terinfeksi  HIV , maka  HIV dapat  menular ke  janin yang dikandungnya  melalui darah dengan  melewati plasenta. Risiko penularan  Ibu hamil ke janin yang dikandungnya berkisar 20% -  40%. Risiko ini mungkin lebih  besar kalau ibu telah menderita  kesakitan AIDS (full blown).


Bagaimana melindungi diri dari penularan AIDS ?

Kita semua, khususnya remaja harus “melindungi diri “ dari AIDS. Karena kalau seorang remaja tertular HIV, maka keseluruhan cita-cita dan masa depan remaja tersebut hancur lebur. Secara mudah, perlindungan dari AIDS dilakukan dengan cara ‘ABC’, ialah:

·         [A] : Abstinence) alias PUASA bagi remaja yang belum menikah. Jangan dekat-dekat senggama. Jauhkan diri dari zina. Onani atau masturbasi, merangsang diri sendiri sehingga puas (orgasmus) sebenarnya kurang baik. Namun resikonya paling kecil. Jadi dalam keadaan yang benar-benar tidak kuasa menahan diri dan tidak mampu berpuasa, onani dapat dijadikan jalan keluar. Asal jangan menjadi kebiasaan. Jangan terlalu sering.

·         [B] : Be Faithful alias Setia Pasangan Hidup bagi mereka yang sudah menikah. Hanya bersenggama dengan pasangan setianya. Sebagian besar satu suami dengan satu istri. Dalam keadaan khusus satu suami dengan 2-4 istri, namun yang penting kesetiaan dari semua fihak, baik istri maupun suami. Di sinipun, bila suami istri berpisah dalam waktu lama, onani merupakan jalan keluar sementara yang paling tidak beresiko.

·         [C] Condom alias Kondom  bagi mereka yang berada dalam keadaan-keadaan khusus, antara lain ialah para suami atau remaja yang tidak kuat puasa atau setia (atau onani), dan masih terdorong melakukan zina. Pemakaian kondom akan melindungi mereka dari penularan PHS dan AIDS, dan melindungi istri atau pacar mereka dari penularan penyakit. Bagi para pelacur, patut ditumbuhkan motivasi memakaikan kondom pada pasangan kencan mereka.

Dalam keadaan darurat, misalnya pasangan suami-istri di mana salah satu menderita PHS, juga AIDS, pemakaian kondom amat dianjurkan untuk mencegah penularan AIDS lebih lanjut kepada pasangannya. Yang penting dalam pemakaian kondom ialah (sambil dipraktekkan) melindungi keseluruhan penis dan dipakai sepanjang proses senggama untuk menghindari sentuhan antara penis dan vagina.

Tambahan perlindungan yang sangat penting ialah:

·         Hindari  transfusi,  dengan  selalu  berhati-hati.  Bila  terpaksa ditransfusi, yakinkan bahwa  darah  yang  ditransfusi  adalah  darah  yang   telah   diperiksa   oleh Unit Kesehatan  Transfusi  Darah   (UKTD) PMI  sebagai  darah bebas HIV (juga bebas hepatitis, malaria dan sifilis).
·         Hindari  suntik-menyuntik.  Sebagian  besar  obat  sama atau lebih efektif diminum daripada disuntikkan. Bila terpaksa disuntik, yakinkah jarum dan tabung suntiknya baru dan belum dipakai untuk orang lain.
·         Berhati-hatilah  dalam menolong orang luka dan berdarah. Gunakan prosedur P3K yang baku dan aman.
·         Bila ada sesuatu tanda atau gejala yang meragukan, secepatnya periksa ke dokter.


Mengetahui Kesehatan Reproduksi

Tuhan menciptakan Pria dan wanita dengan kelamin yang berbeda, tidak lain adalah untuk melaksanakan tugas reproduksi. Dalam tugas reproduksi ini dalam rangka memelihara kelangsungan hidup manusia di bumi untuk membawa rahmat dan kesejahteraan. Oleh karena itu, menjadi kewajiban kita untuk memelihara dan menjaga kesehatan alat reproduksi kita masing-masing.

Fungsi Reproduksi :

Reproduksi merupakan kemampuan seseorang yang berfungsi untuk berketurunan sebagai bagian dari upaya pelestarian kehidupan manusia sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk tujuan mulia itu manusia diberi alat-alat reproduksi.


Bagaimanakah alat dan fungsi Reproduksi pada Pria ?


Alat reproduksi pria terdiri atas bagian dalam maupun bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Buah zakar (Penis) dan (2). Skrotum (Kantung buah pelir). Sedangkan alat  reproduksi bagian dalam terdiri atas : (3). Sepasang Buah Pelir (Testis), (4). Saluran  reproduksi  (Vas Deferens),   (5).  Kelenjar kelamin, (6). Saluran kemih penis (Uretra Penis). Uretra Penis merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan dari Saluran Reproduksi (Vas Deferens), (7). Kandung Kemih (Vesika Urinaria), Kandung Mani (Vesika Seminalis). Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah Kelenjar Postrat. Buah pelir (Biji kemaluan) ini berfungsi untuk mengha­silkan sel kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin tersebut dinamakan Air Mani yang disimpan dalam kan­tung mani dan dipancarkan keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).


Bagaimanakah alat dan fungsi Reproduksi pada Wanita?

Alat dan fungsi reproduksi wanita terdiri atas bagian dalam dan bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Celah Luar (Vulva), (2). Sepasang Bibir Besar (Labium Mayora) dan (3). Bibir Kecil (Labium Minora) yang terdapat disebelah kanan kiri Vulva. Di sebelah dalam dari Vulva terdapat (4). Kelentit (Clito­ris), semacam Penis pada pria yang tumbuh mengecil, namun sangat peka karena penuh urat syaraf. Ke Vulva  ini  bermuara  dua  saluran,  yaitu  (5). Saluran  Kemih  dan (6). Liang Senggama (Vagina). Didalam vagina (tepatnya dimulut vagina) terdapat adanya (7). Selaput dara (Hymen). Alat reproduksi bagian dalam   terdiri  atas: (8). Sepasang Indung Telur (Ovarium), (9). Sepasang Saluran Reproduksi (Tuba Fallopi), serta (10). Rahim (Uterus). Di dalam Ovarium terdapat gelembung folikel penghasil  sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum akan masak dan diovulasikan keluar menuju ke Tuba Fallopi. Buah dada juga disebut alat reproduksi, karena disiapkan untuk menyusui bayi hasil kelahiran. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan daerah-raerah sekitarnya sangat sensitif dan mudah dirangsang. Kadang disebut daerah erotik.


Apakah Infeksi Menular Seksual (IMS)

Berbagai jenis Infeksi menular seksual (IMS) serta HIV/ AIDS sangat berpengaruh pada tingkat kesehtan seseorang pada umumnya dan kondisi kesehatan reproduksi pada khususnya karena pada umunya berbagai penyakit IMS dan HIV/AIDS berkaitan langsung dengan system reproduksi manusia.

Infeksi Menular Seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. IMS akan lebih beresiko bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal.

IMS perlu mendapat perhatian, karena IMS dapat menyebabkan infeksi alat reproduksi yang harus dianggap serius. Bila tidak diobati secara tepat, infeksi dapat menjalar dan menyebabkan penderitaan, sakit berkepanjangan, kemandulan dan kematian. Untuk remaja perempuan, perlu disadari bahwa resiko untuk terkena IMS lebih besar daripada laki-laki sebab alat reproduksinya lebih rentan. Dan seringkali berakibat lebih para karena gejala awal tidak segera dikenali, sedangkan penyakit melanjut ke tahap lebih parah.


Apakah Jenis-jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) yang umum terjadi di Indonesia?

1. GO (GONOROE)  ATAU KENCING NANAH
Penyebab: kuman gonokokus.
Masa tunas: 1-5 hari.
Tanda/gejala:  - Mulai rasa gatal pada penis,
                       - keluar nanah, akhirnya penis bisa hancur.
Pada wanita sering tanpa gejala. Bila gawat, radang kelenjar di Labia Mayor.
Bayi lahir bisa buta bila ketularan.
Pengobatan: penisilin dan antibiotika lain, bisa sembuh dengan sempurna.

2.  SIFILIS (RAJA SINGA)
Penyebab: Treponema pallidum
Masa tunas: 2-4 minggu
    Tanda/gejala:  tahap-1 : luka di kemaluan, hilang dalam beberapa hari
                           tahap-2 : demam, sakit kelenjar 
                           tahap-3 : (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, kerusakan syaraf dan otot (jalan seperti ayam jantan).
Pengobatan: penisilin dan antibiotika lain; pengobatan dini berhasil baik, bila 
terlambat, tak bisa sembuh.

3.  AIDS : dibahas dalam Modul yg terpisah.

4. Infeksi Menular Seksual (IMS) Lain (umumnya tidak terlalu berbahaya).
*  Ulkus Molle: disebabkan kuman hemofilus,  banyak  benjolan merah  dan sakit  di sekitar kemaluan.
*   Limfogranuloma Venereum: disebabkan virus, berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, mudah menyebar ke mana-mana.
* Herpes Genitalis: disebabkan Virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan, mudah ditulari penyakit lain yang bisa menjadi berbahaya.
* Kondiloma Akuminata : disebabkan virus, menimbulkan banyak kutil di  sekitar kemaluan.
*   Kandidiasis genetalis : disebabkan oleh jamur Candida albicans pada alat
    kelamin
* Trikomoniasis : disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan menyerang saluran kemih  

Kebijakan PMI bidang HIV/AIDS
      Pada saat Musyawarah Nasional XVIII PMI yang dilaksanakan Akhir tahun 2004 telah menyusun Pokok-pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI 2004 – 2009, yang merupakan pengejawantahan kebijakan konseptual atas kesamaan persepsi, gerak dan langkah PMI untuk perubahan dan kemajuan positif dimasa mendatang. Dengan hasil antara lain, Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial  dengan ruang lingkup kebijakan Bidang Penanganan HIV/ AIDS.

a.    Melakukan advokasi program PMI di bidang HIV/AIDS dan Napza untuk internal PMI dan juga untuk eksternal PMI
b.    Mendukung kampanye nasional dan internasional terhadap anti stigma dan diskriminasi
c.    Mempromosikan tiga (3) pilar pendekatan (pencegahan, anti stigma dan diskriminasi, perawatan dan dukungan) dalam program HIV/ AIDS PMI


Tiga Pilar dan GIPA principle penanggulangan bidang HIV/ AIDS

Sesuai dengan kebijakan di lingkungan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, maka kegiatan-kegiatan di seputar penanggulangan HIV/AIDS mengacu pada tiga pilar, meliputi :
1.    Pencegahan (Prevention)
2.    Perawatan dan Dukunga (Care and Support)
3.    Anti stigma dan diskriminasi (Non stigma and discrimination)

Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ketiga pilar tersebut kita mengenal istilah GIPA Principle (Greter Involvement of People with AIDS), adalah suatu prinsip/ asas yang menganjurkan keterlibatan ODHA secara lebih besar. GIPA di deklarasikan dalam KTT tentang AIDS di Paris 1994 dimana Indonesia termasuk Negara yang menanda tangani deklarasi tersebut.

     Kegiatan di bidang HIV/AIDS

1.   Preventif (Pencegahan)
Meliputi kegiatan:
a.    Advokasi
     terhadap Penguru dan staf PMI, Pemda, Sekolah dan Tokoh masyarakat
b.   Sosialisasi/ promosi (KIE),
dilingkungan sekolah/ kampus, pusat keramaian, High risk Group, Radio dan media cetak
c.    Jejaring,
      Koordinasi (stakeholder, NGO’s), Kerjasama (Pemko, NGO’s, Lembaga Donor)
d.   Community Intervention
e.   Behavioral Change Comunication
f.    Pendidikan Sebaya

2.   Perawatan dan dukungan (Care and Support)
Meliputi kegiatan:
a.    Information Center
b.   Hotline HIV/AIDS
c.    Home Base Care
d.   Counseling Pre dan Post Donor
e.   Rujukan Odha ke rumah sakit
f.    Support Odha di RS
g.    Penyediaan Darah dan produk darah Aman HIV (Screening)

3.   Anti Stigma dan diskriminasi terhadap Odha
Meliputi kegiatan:
a.    Menyelenggarakan lomba-lomba yang melibatkan Odha sebagai OC dan masyarakat umum sebagai sasaran
b.   Memberdayakan Odha sebagai relawan PMI
c.    Menghadirkan Odha dan Ohida pada acara dukungan terhadap Odha dan Penyuluhan-penyuluhan HIV/AIDS
d.   Pemasangan Banner seruan-seruan PMI Peduli HIV dan anti stigma & diskriminasi terhadap Odha (Banner, kartu pos, kartu ucapan)
e.   Malam renungan Aids
f.    Aids Walk PMI Peduli Aids
g.    Conser music Peduli Odha




Sumber: Konsep Dasar Pendekatan PRS 
               
SMA Negeri 1 Selong















Pengayaan Tentang HIV / AIDS

Selasa, 26 Juni 2012
Posted by Ridho Suryawaldi
Tag :

// Copyright © 2012 RIDHO's FILE //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //